Tips Cara Pemasakan Sayuran | Resep Masak

Tips Cara Pemasakan Sayuran

May 1st, 2009 | Visited 419 times, 1 so far today 0 Comments

Sayuran merupakan sumber vitamin yang penting. Misalnya, wortel banyak mengandung vitamin A dan tomat penuh akan vitamin C.  Selain itu, sayuran juga sumber bagi vitamin B 1 (thiamin) serta beberapa mineral yaitu Kalsium (Ca) dan zat besi (Fe).

Sayangnya, vitamin pada umumnya mempunyai sifat tidak stabil. Vitamin C, umpamanya, mudah sekali teroksidasi dan rusak oleh cahaya serta suhu tinggi. Hal ini disebabkan vitamin C (asam ascorbat) terdapat dalam bentuk tereduksi dan teroksidasi sebagai asam dehidroaskorbat secara bersama-sama.  Reaksi oksidasi reduksi ini bersifat reversible (bolak-balik).  Dalam keadaan basa dan pH netral, asam dehidroaskorbat mengalami hidrolisa membentuk asam diketogulonat, dan asam ini tidak mempunyai aktivitas sebagai vitamin C.

Maka, untuk meminimalkan kehilangan vitamin dalam pemasakan, dapat dilakukan cara sebagai berikut : sayuran daun hijau, sebelum dipotong atau dipetik, dicuci lebih dulu. Prosesnya jangan terbalik: dipotong dulu baru dicuci, karena kehilangan vitamin dengan cara ini akan lebih banyak.
Perbandingan antara sayuran dan air untuk memasak adalah 1 : 3, dengan maksud supaya zat gizi yang terdapat pada sayuran tidak banyak hilang karena larut dalam air pelarut.  Sedangkan waktu pengolahan bervariasi untuk jenis sayuran. Patokan waktu yang ideal untuk pengolahan sayuran adalah sebagai berikut:

Jenis Sayuran Waktu (menit)
direbus dikukus direbus dgn santan
Kangkung 3 – 8 7 – 10 5
Katuk 4 – 5 8 – 9 4 – 6
Bayam 4 – 6 8 3 – 5
Daun melinjo 10 – 14 14 8 – 9
Daun singkong 6 10 7
Petsay 5 7 3
Daun ketela rambat 20 6 9

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

Leave a Reply to this Post

*